Mengenal L-twin Engine, Mesin Andalan Ducati

L-twin Engine Ducati
L-twin Engine Ducati (Foto: totalmotorcycle.com)
OTOPOS.NET - L-twin engine atau dikenal dengan nama mesin V-twin, juga disebut mesin V2, merupakan mesin pembakaran internal dua silinder dimana silinder disusun dalam konfigurasi V. Mesin ini pertama kali digunakan pada 1889 oleh Gottlieb Daimler sebagai powerplant stasioner dan daya untuk kapal.

Lalu, pada 1903, Glenn Curtiss di Amerika Serikat dan NSU di Jerman mulai membangun mesin V-twin untuk digunakan dalam sepeda motor. Peugeot, yang telah menggunakan Panhard-built Daimler V-twin di mobil pertama, mulai membuat mesin V-twin sendiri pada awal abad ke-20.

Mayoritas mesin ini mempunyai crankpin tunggal, yang dibagi oleh kedua batang penghubung. Batang penghubung bisa duduk berdampingan dengan silinder offset, atau mungkin membentuk "fork and knife" dengan silinder pada bidang yang sama tanpa offset.

Umumnya, setiap mesin sepeda motor dengan dua silinder yang diatur lebih dari 0° dan kurang dari 180° bisa disebut sebagai jenis V-twin. Kendati Ducati menggunakan nama "L-twin" untuk mesin mereka karena menggunakan 90° (dengan silinder depan hampir horizontal dan silinder belakang hampir vertikal), tidak ada perbedaan secara teknis antara V-twin dan mesin L-twin, dan ini hanya perbedaan nama yang digunakan.

Dengan 90° V-twin atau L-twin, maka akan menghasilkan konfigurasi dengan keseimbangan yang tepat, menghasilkan keseimbangan primer yang sempurna, kendati interval pembakaran yang tidak rata. V-twin dengan sudut kurang dari 90° lebih kompak dan membutuhkan pembakaran interval, namun memiliki keseimbangan mekanik secara signifikan.
Bagikan: