Banyak Mobil Mewah Parkir di Rusun, Penghuni Bakal Dievaluasi

Parkiran rusun Kapuk Muara dipenuhi mobil pribadi milik penghuninya, Sabtu (13/6/2015)
Parkiran rusun Kapuk Muara dipenuhi mobil pribadi milik penghuninya, Sabtu (13/6/2015) | Kompas
Jakarta, Otopos.net - Banyaknya mobil mewah yang terparkir di Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Kapuk Muara, Jakarta Utara, membuat khawatir Kepala Dinas Perumahan dan Gedung Pemda DKI Ika Lestari Aji. Rusunawa yang dimaksudkan untuk warga relokasi korban kebakaran di Kapuk ternyata salah sasaran.

"Memang ke depannya rusun ini akan kami benahi dan kami pasang parkir gate untuk mobil pribadi. Uang dari parkir ini akan jadi pemasukan Pemda (pendapatan asli daerah)," ujar Ika, ketika ditemui wartawan, di Festival Kuliner Nusantara, di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (14/6/2015).

Kedepannya, ketika masuk dan keluar rusun, penghuni wajib melakukan tap di parkir gate itu. Tarif parkir bakal dihitung tiap jamnya. Ika menuturkan, pengadaan parkir gate itu masih dalam proses perencanaan. Kendati belum mengetahui kapan pengadaan parkir gate bakal diajukan di anggaran mana, ia memastikan alat itu dipasang di Rusunawa Kapuk Muara.

"Sementara ini rencananya parkir gate hanya dipasang di Rusunawa Kapuk Muara karena di sana luar biasa banyak dan bagus-bagus mobilnya. Kalau di rusun yang lain, belum terlalu banyak yang parkir," ujar mantan Kepala Suku Dinas Sosial Jakarta Utara itu.

Kendati menyadari salah target, Ika tidak merasa kecolongan dengan banyaknya mobil mewah terparkir di Rusunawa Kapuk Muara. Ia menyebutkan, pembenahan penghuni di Rusunawa Kapuk Muara belum sempurna. Sehingga dalam waktu dekat ini, pihaknya bakal melakukan pemebanahan administrasi juga mengevaluasi penghuni.

"Target, sehabis Lebaran ini pembenahan administrasi bisa selesai. Karena rusun ini memang untuk warga korban kebakaran Kapuk," ujar Ika.

Asisten Pemerintahan Kota Administratif Jakarta Utara, Rusdiyanto, sebelumnya terheran sekaligus kaget melihat banyaknya mobil pribadi yang memenuhi parkiran rusun Kapuk Muara, Penjaringan. Karena pemandangan itu, Rusdiyanto bahkan mempertanyakan, kebenaran peruntukan rumah susun yang ditujukan untuk warga relokasi dari kolong tol Penjaringan-Pejagalan yang digusur 2004 lalu.

Sumber: Kompas
Bagikan: