Penggunaan O-ring dan Gasket

Penggunaan O-ring dan Gasket - Mungkin masa kecil anda pernah bermain gelang di tangan seperti karet hitam yang cukup alot dan kuat. Sebenarnya itu adalah salah satu komponen dari bagian otomotif tepatnya pada sistem hidrolik yang mana onderdil tersebut sudah rusak dan tidak bisa dipakai lagi. Karet tersebut tak lain adalah O-ring yang sudah tidak berfungsi lagi dan bisa jadi karena bekas pembongkaran dan sebagainya.

O-ring
O-ring berfungsi sebagai seal akibat tertekan (squeezed) pada proses pemasangan. Proses sealing terjadi akibat tekanan cairan menekan o-ring. Static o-ring memberikan sealing terhadap komponen statis untuk mencegah cairan fluida atau udara. 
O-ring
O-ring
Sedangkan dynamic  o-ring digunakan sebagai sealing terhadap fluida pada bagian komponen yang saling bergerak. Terdapat tiga penggunaan untuk o-ring ini, yaitu: 
- Reciprocating, bila digunakan sebagai seal piston ring atau sealing pada sekitar piston rod. 
- Oscillating, bila seal berputar bolak-balik pada derajat yang terbatas atau seal berputar beberapa kali putaran pada saat proses sealing. 
- Rotating, apabila o-ring memberikan sealing terhadap shaft yang berputar pada dynamic dalam o-ring. 


Gasket 
Gasket merupakan static seal yang berfungsi untuk mencegah kebocoran cairan melalui permukaan bidang kontaknya terhadap komponen yang dirakit. Faktor utama dalam penggunaan gasket adalah seal material dapat menyesuaikan bentuk (conform) terhadap ketidak sempurnaan kontak antara bidang permukaan bentuk gasket terhadap permukaan kontak. 
Gasket Kit
Gasket Kit
Pada pemasangan gasket sebagai penyekat perlu diperhatikan besarnya tekanan pada saat pemasangan. Semakin kuat tekanan yang diberikan pada  gasket tidak berarti akan menghasilkan kemampuan sealing yang semakin baik. Tekanan minimum yang diperlukan gasket tergantung pada berikut ini.
- Jenis material gasket
Kemampuan sealing minimum tergantung pada tingkatan jenis material gasket. Material yang digunakan adalah asbestos cork, rubber, plastic sand paper atau campuran material tersebut. 
- Tekanan dalam (internal pressure)
Internal pressure cenderung menekan fluida keluar melalui seal assembly. Hal penting untuk menentukan seberapa besar tekanan flange yang diperlukan untuk menekan seal. 
- Fluida yang di sealing
Viskositas fluida yang terdapat pada tempat dimana gasket berfungsi sebagai penyekat menentukan tekanan yang diperlukan untuk mengencangkan gasket. 
- Width/thickness ratio 
Penurunan kekuatan tekanan terhadap kenaikan ketebalan gasket sering terjadi dengan perbandingan lebar sealing gasket terhadap kenaikan ketebalan gasket pada saat tidak ditekan. Dengan kata lain semakin kecil perbandingan antara lebar kotak permukaan sealing terhadap tebal gasket membutuhkan kekuatan tekan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, gasket memiliki lubang bolt yang letaknya tidak boleh terlalu dekat terhadap sisi dalam gasket.
Bagikan: