Pengecekan Setelah Menghidupkan Kendaraan Bermesin

Pengecekan Setelah Menghidupkan Kendaraan Bermesin - Kendaraan bermesin yang dimaksudkan termasuk sepeda motor, mobil, alat berat dan lain sebagainya. Seperti yang pernah dibahas pada artikel tentang hal penting saat membeli kendaraan baru, bahwa alat/mesin telah diperiksa dan disetel sebelum di delivery.
Namun jika pengoperasian dilakukan pada kondisi yang sangat sulit, maka dapat merugikan performa alat dan memperpendek umur pakai alat. Jalankan engine pada putaran rendah (low idling) selama  ±15 detik setelah di-start. Pada saat ini, jangan menggerakan control lever (tuas) untuk mengoperasikan alat, kemudian jalankan engine pada putaran menengah selama ±5 menit dengan kondisi tanpa beban berlebih. Hindari pengoperasian alat dengan beban yang berat atau dengan kecepatan tinggi. Hindari juga start secara tiba-tiba, akselerasi yang mendadak serta menjalankan dan memberhentikan secara tiba-tiba kecuali dalam keadaan darurat. 
Pemeriksaan Mesin mobil-baru.net
Pemeriksaan Mesin (img by mobil-baru.net )
Hindari mengoperasikan atau menggerakkan lever (tuas) secara mendadak. Lakukan pemanasan terlebih dahulu. Dengan begitu umur pakai alat dapat terjaga. Hindari juga mengakselerasi secara tiba-tiba sebelum pemanasan selesai.
Jangan me-running engine pada putaran rendah (low idling) atau tinggi (high idling) secara terus menerus lebih dari 20 menit. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi kebocoran oli dari pipa suplai oli turbocharger (jika terpasang). Selama pemanasan, lakukan pemeriksaan terhadap masing-masing lampu gauge dan monitor seperti yang dilakukan ketika proses menghidupkan mesin. Periksa juga apakah terjadi ketidak normalan pada warna gas buang, kebisingan atau getaran. Jika ditemukan ketidak normalan segera lakukan perbaikan. 
Bagikan: