Klasifikasi Pompa (Pump)

Klasifikasi Pompa (Pump) - Semua pompa menghasilkan aliran (flow), di sini kita berbicara aliran fluida atau oli. Prinsip operasinya disebut displacement, dimana zat cair atau fluida diambil dan dipindahkan ke tempat lain. Displacement adalah volume zat cair yang dipindahkan tiap cycle (putaran) dari pompa. Pompa mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga hidrolik. Pada dasarnya pompa hidrolik terbagi menjadi menjadi non positive displacement pump dan positive 
displacement pump
Pompa (Pump)
Pompa (Pump). Img by turbine-instrument.blogspot.com
• Non Positive Displacement Pump 
Pompa jenis non positive displacement memiliki karakteristik sebagai berikut : 
ƒ- Internal leakage besar. 
- Perubahan tekanan mempunyai pengaruh yang besar terhadap kapasitasnya. 
- Perubahan temperatur mempunyai pengaruh yang besar terhadap kapasitasnya. 
Contoh pompa jenis ini adalah pompa impeller, pompa propeller. dan pompa sentrifugal. 

• Positive Displacement Pump 
Pompa jenis positive displacement memiliki karakteristik sebagai berikut : 
- Internal leakage kecil (dibuat seal atau presisi). 
- Perubahan tekanan berpengaruh kecil terhadap kapasitasnya (dengan dibuat presisi atau seal akan melawan kebocoran pada saat tekanan naik). 
- Perubahan temperatur berpengaruh kecil terhadap kapasitasnya. 
Contoh pompa jenis ini adalah pompa gear, pompa piston dan pompa vane. 


Secara umum pompa jenis positive displacement dibagi menjadi dua tipe, yaitu : 
Fixed Displacement Pump : Setiap putaran pompa menghasilkan volume oli yang sama dan tidak dapat dirubah-rubah. 
Variable Displacement Pump : Setiap putaran pompa menghasilkan volume oli yang tidak sama (bervariasi).
Bagikan: