Hal Penting Sebelum Menyalakan Mesin Kendaraan

Hal Penting Sebelum Menyalakan Mesin Kendaraan - Perihal seperti ini dalam ilmu tekhnik biasanya disebut dengan check before starting. Sebelum menghidupkan (men-start) engine (mesin) untuk mengoperasikan alat atau kendaraan, terlebih dahulu harus dilakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah alat dalam kondisi aman untuk dioperasikan. Jangan menghidupkan (men-start) engine, jika  terdapat label tanda peringatan (warning tag) menggantung pada kendaraan atau alat berat.
Warning Tag
Warning Tag
Pemeriksaan seperti ini bisa meliputi pemeriksaan keliling (walk around check), pemeriksaan sebelum menghidupkan (check before starting), penyetelan (adjusting), dan pemeriksaan terhadadap kontrol operasi alat atau kendaraan.

• Pemeriksaan keliling 
Pemeriksaan keliling (walk around check) adalah pemeriksaan yang dilakukan di sekeliling dan di bawah alat atau kendaraan, untuk memeriksa kemungkinan adanya kebocoran fluida, misal air pendingin (coolant), bahan bakar (fuel) atau oli (oil). Kekencangan baut (bolt) dan mur (nut) diperiksa dari kemungkinan kendor atau lepas. Pemeriksaan juga dilakukan terhadap kondisi sistem hidrolik, perlengkapan kerja (attachment) dan kabel (wiring) dari kemungkinan kendor atau lepas. Pemeriksaan keliling juga dilakukan untuk memastikan engine, radiator dan komponen lainnya terbebas dari debu atau kotoran yang dapat menyebabkan temperatur menjadi tinggi.  

• Pemeriksaan sebelum menghidupkan 
Pemeriksaan sebelum menghidupkan (check before starting) adalah pemeriksaan yang dilakukan terhadap jumlah air pendingin, bahan bakar dan oli. Jika kurang, tambah air pendingin, bahan bakar dan oli sesuai dengan jumlah yang direkomendasikan oleh pabrik. Pemeriksaan lain dilakukan terhadap brake pedal travel, dust indicator serta fungsi dari lampu penerangan, klakson dan backup alarm sound. Segera lakukan perbaikan jika diperlukan. Baca selengkapnya.

• Penyetelan 
Penyetelan (adjustment) dilakukan terhadap kursi operator (operator seat), sabuk pengaman (seat belt) dan kaca spion (mirror). Untuk unit alat berat seperti hydraulic excavator biasanya dilakukan juga penyetelan joystick (PCCS : Palm Command Control System) dan armrest.

• Pemeriksaan kontrol operasi 
Pemeriksaan ini lebih kepada unit alat berat. Periksa bahwa safety lock berada pada posisi LOCK. Engine tidak dapat di start jika posisi safety lock berada pada posisi FREE. Putar starting switch ke posisi ON, kemudian periksa fungsi dari monitor atau gauge dan buzzer. Jika monitor atau gauge tidak menyala atau buzzertidak berbunyi, ada kemungkinan terjadi kerusakan bola lampu atau kabel monitor tidak tersambung. Pada umumnya buzzer akan berbunyi kira-kira 1 (satu) detik, sedangkan monitor dan gaug eakan menyala kira-kira 3 (tiga) detik. 
Bagikan: