Cara Menentukan Ukuran Baut (Bolt)

Cara Menentukan Ukuran Baut (Bolt) - Sambungan dari pembahasan tentang macam dan spesifikasi baut yang sudah ditulis pada halaman sebelumnya. Kini kita akan mendalami cara mengidentifikasi beberapa macam baut di dunia tekhnik yang sedang dipelajari.
Ukuran baut dapat ditentukan oleh ukuran thread. Berdasarkan Unifled Screw Thread Standard, thread diukur dengan menghitung jumlah puncak ulir setiap inci dan bolt juga dapat dinotasikan sebagai berikut.
Notasi Baut
Notasi Baut
Thread juga dibedakan atas thread kasar (coarse thread) dan thread halus (fine thread) yang ditandai dengan notasi UNC untuk coarse thread dan UNF untuk fine thread. Coarse thread memiliki alur yang lebih dalam dan banyak digunakan sedangkan fine thread ulirnya kecil dan digunakan hanya pada 
pemakaian tertentu, misalnya untuk pengikat parts yang tipis. Pada standarisasi metrik, ukuran ulir ditentukan oleh jarak antara puncak ulir terdekat. Notasi yang digunakan untuk menyatakan ukuran ulir metrik adalah sebagai berikut.
Notasi Ulir
Notasi Ulir
Tingkat (Grade) Kekuatan Bolt
Society of Automotive Engineer (SAE) membuat standarisasi untuk mengklasifikasikan united (inchseries) bolt dan capscrew pada beberapa grade berdasarkan material, treatment dan tensile strength (kekuatan tariknya). Selain itu komatsu juga membuat standar untuk bolt yaitu KES (Komatsu Engineering Standart). Klasifikasi grade ditunjukkan dengan tanda pada permukaan atas head bolt. Tabel dibawah ini menunjukkan spesifikasi dan tanda bolt berdasarkan standarisasi KES.
Standarisasi Bolt KES
Standarisasi Bolt KES
Standarisasi grade bolt metrik ditetapkan oleh International Standardization of Organization (ISO), pengklasifikasiannya berdasarkan atas kekuatan tensile dan yield. Tanda angka pada permukaan atas bolt menandakan klasifikasi kekuatannya. Semua baut dan capscrew yang ukuran diameternya diatas 4 mm memiliki tanda angka pada permukaan atas head bolt.
Bagikan: