Tipe Suspensi Air Spring

Tipe Suspensi Air Spring - Berdasarkan klasifikasi sistem suspensi bahwa leaf spring, coil spring dan torsion spring adalah tipe suspension spring kategori steel spring. Bagan selengkapnya terkait klasifikasi sistem suspensi bisa anda lihat berikut ini.

Baca juga: Saat Unit Berjalan Lurus dan Membelok

Klasifikasi Sistem Suspensi
Klasifikasi Sistem Suspensi
Berbagal tipe spring digunakan pada sistem suspensi, namun suspensi dapat diklasifikasikan pada tiga tipe utama, yaitu steel spring (laminated leaf spring, coil spring, torsion bar), dan kali ini akan kita bahas mengenai air spring.

Baca juga: Tipe dan Prinsip Dasar Differential

Pada dasarnya ketika udara mendapat tekanan maka akan bereaksi atau dalam artian udara bersifat elastis. Air spring menggunakan gaya reaksi dari udara yang ada. Dibandingkan dengan steel spring, air spring lebih konstan seiring dengan kenaikan beban. Ketika beban ringan air spring akan berfungsi sebagai soft spring dan pada saat bebannya besar akan berfungsi sebagai rigid spring, ini artinya tipe air spring lebih maju dibandingkan dengan leaf spring
Struktur Air Spring
Struktur Air Spring
Penggunaan air spring sudah pasti mempunyai beberapa kelebihan. Keuntungan air spring dibandingkan dengan leaf spring diantaranya adalah sebagai berikut.
- Air spring lebih fleksibel digunakan pada sistem suspensi. 
- Air spring menjaga body kendaraan tetap walaupun adanya perubahan beban. 
- Air spring lebih tahan terhadap beban kejut. 
- Ketika terkena getaran air spring membuat pengendara lebih nyaman. 
- Air spring tidak berisik. 
- Kendaraan dapat berjalan dengan kecepatan tinggi dengan stabil pada kondisi jalan yang tidak rata. 

Air spring juga mempunyai beberapa kerugian selain keuntungan yang disebutkan diatas. Permasalahan pada air spring adalah sebagai berikut.
- Pada air spring dibutuhkan suatu meknisme link yang rumit, mekanisme tersebut akan menambah berat unit. 
- Pipa-pipa dan valve yang digunakan rumit. 
- Usaha untuk pemeliharaan harus lebih ditingkatkan.

Baca juga: Penggunaan Differential Pada Kendaraan
Bagikan: