Tipe dan Prinsip Dasar Differential

Tipe dan Prinsip Dasar Differential - Saat kendaraan bergerak lurus, differential akan membuat roda kiri dan kanan mempunyai kecepatan sama, tapi pada saat unit belok atau jalan rusak maka roda pada sisi luar atau dimana hambatan jalan kecil akan berputar lebih cepat. Penjelasan lebihnya seperti kedua poin berikut ini dengan merujuk pada gambar yang di bawahnya.
Saat gear rack kiri dan kanan mempunyai tahanan yang sama (bergerak lurus). Jika pinion yang terletak diantara dua rack dimana antara gear pinion dan gear rack dihubungkan kemudian pada ujung bawah rack diberi beban yang besarnya sama maka pada saat pinion ditarik kedua rack akan terbawa. 
Saat gear rack kiri dan kanan mempunyai tahanan yang berbeda. Ketika beban pada salah satu rack lebih besar maka saat pinion ditarik cenderung lebih membawa rack dengan beban ringan sedang pada rack dengan beban lebih berat pinion hanya berputar. 
Differential Gear (a) Berjalan Lurus dan (b) Turning
Differential Gear (a) Berjalan Lurus dan (b) Turning 
Tipe Differential
Differential memiliki beberapa tipe yang berbeda namun memiliki fungsi yang sama seperti yang telah dibahas sebelumnya. Tipe differential bisa anda lihat melalui diagram berikut dan penjelasannya telah saya uraikan di bawahnya.

Tipe Differential
Tipe Differential
Spin Differential
- Conventional differential gear 
Conventional differential gear merupakan tipe differential yang paling luas digunakan, prinsip kerjanya sama seperti prinsip differential yang telah dijelaskan diatas. 
- Torque proportional differential gear 
Torque proportional differential gear merupakan tipe spin yang mempunyai jumlah gigi pinion ganjil. Sebab perbedaan tahanan dari permukaan jalan akan mengubah posisi hubungan antara pinion gear dan side gear yang akan menyebabkan perubahan traksi pada masing-masing roda. 
- Planetary gear differential type
Planetary gear differential type merupakan tipe differential yang menggunakan planetary gear type pada final gear-nya.

Baca juga: Komponen Propeller Shaft

Non Spin Differential 
Pada tipe non spin ini akan terjadi suatu kondisi dimana tenaga tidak diteruskan kesalah satu roda yang mempunyai hambatan sehingga diharapkan akan bergerak lebih bebas karena dia akan dapat berputar lebih cepat.

Non Spin Differential
Non Spin Differential

Bagikan: