Klasifikasi Tire: Komponen Pneumatic Tire

Klasifikasi Tire: Komponen Pneumatic Tire - Seperti janji saya bahwa klasifikasi tire yang akan dibahas adalah tentang pneumatic tire karena tipe yang satu ini adalah yang paling banyak digunakan di lingkungan sekitar.

Pneumatic tire dibagi menjadi dua, pertama adalah tube tire yang menggunakan ban dalam dan valve (pentil ban) melekat pada ban  dalam. Kedua dinamakan tubeless tire, yaitu tire yang tidak menggunakan ban dalam (tubeless) dengan rim (velg/pelek) khusus dan valve (pentil ban) berdiri terpisah dengan ban. Pada gambar berikut ini, warna merah pada tube tire menggambarkan ban dalam.

Baca juga: Klasifikasi Wheel (Roda) Pada Kendaraan

Tubeless Tire dan Tube Tire
Tubeless Tire dan Tube Tire
Tubeless Tire Type 
Tipe ban tubeless adalah ban yang tidak menggunakan ban dalam. Tidak adanya ban dalam ini dikarenakan adanya lapisan liner yang melekat pada casing, sehingga memperkuat lapisan luar jika terjadi tusukan akibat benda asing dari luar seperti pada gambar berikut ini.

Tubeless Tire Type
Tubeless Tire Type
Tube Tire Type 
Tipe ban yang menggunakan tube (istilah untuk ban dalam) memungkinkan untuk mudah berkurangnya angin akibat adanya tusukkan dari benda asing. Hal ini dikarenakan tidak adanya hubungan antara casing (ban luar) dengan tube (ban dalam) sehingga memungkinkan adanya rongga tempat keluarnya angin.

Baca juga: Prinsip Dasar Shock Absorbers

Tube Tire Type
Tube Tire Type
Plies
Plies adalah lapisan-lapisan tali (layers of cord) yang biasanya terbuat dari nylon, rayon atau polyester fiber yang diisi dengan karet sehingga menyusun badan ban atau carcass. Masing-masing dari layer ini disebut ply. Berikut ini adalah macam-macam struktur ply yang sering digunakan.
- Struktur bias. Ban dengan struktur bias adalah paling banyak dipakai. Dibuat dari banyak lembar cord yang digunakan sebagai rangka (frame) dari ban. Cord ditenun dengan cara zig-zag membentuk sudut 40- 65o terhadap keliling lingkaran ban. 
Struktur belted bias. Struktur belted bias belakangan ini telah mendapat banyak perhatian. Sebagai tambahan dari struktur bias yang biasa, suatu belt seperti sabuk pengikat yang digunakan dalam struktur radial dipasang pada keliling luar dari carcass. Dengan demikian akan menambah/menaikkan kekerasan dari bagian ban yang berhubungan dengan jalan.
Struktur radial. Konstruksi carcass cord membentuk sudut 90o terhadap keliling lingkaran ban. Jadi bila dilihat dari samping konstruksi cord, arah radial terhadap pusat atau crown dari ban. Bagian dari ban yang berhubungan langsung dengan permukaan jalan diperkuat oleh semacam sabuk pengikat yang dinamakan breaker atau belt. Ban jenis ini hanya mengalami sedikit deformasi karena bentuknya yang sentrifugal, walaupun pada kecepatan tinggi. Ban radial ini juga mempunyai rolling resistance yang kecil.

Untuk aplikasi pada alat-alat berat pemilihan ban tergantung dari kebutuhan dan kemampuan daya beli user/owner. Kecuali untuk jobsite yang mempunyai spesifikasi/keunikan medan tertentu, maka penggunaan ban bias, radial dan belted bias dapat saling menggantikan. Ban radial biasa dipakai di unit baru, saat ini hampir semua unit yang di-delivery memakai ban radial sebagai standard unit baru. Penggantian ban selanjutnya tergantung dari owner sendiri tergantung dari aplikasi dan terutama kemampuan ekonomi owner dalam mengelola alat-alat beratnya. 
Bagikan: