Gaya dan Tekanan Pada Sistem Hidrolik

Gaya dan Tekanan Pada Sistem Hidrolik - Salah satu sifat zat cair adalah meneruskan tekanan ke semua arah. Definisi itu juga bisa mengartikan bahwa zat cair dapat meningkatkan gaya dan tekanan. Semua itu bisa dijabarkan melalui rumus yang ditampilkan melalui gambar di bawah.

Rumus Tekanan
Rumus Tekanan
Seperti halnya benda di dunia, tekanan juga bisa diukur melalui dua macam cara yaitu seperti berikut. 
• Tekanan gauge adalah tekanan yang mengabaikan besarnya tekanan udara luar (tekanan atmosfer), atau nilai yang ditunjukkan oleh jarum penunjuk pada alat pengukur tekanan. 
• Tekanan absolute adalah tekanan yang dipengaruhi oleh besarnya tekanan udara luar.

Baca juga: Struktur Tire Pada Roda Kendaraan

Gaya dan Kecepatan Piston
Gaya dan Kecepatan Piston
Perhatikanlah gambar gaya dan kecepatan piston di atas. Jika sisi bottom hydraulic cylinder pada gambar di atas mendapat oil flow, maka akan timbul tekanan P1. Tekanan tersebut mengakibatkan gaya dorong F1 yang arahnya ke kanan dan besarnya adalah F1 = P1×A. Oli yang ada di sisi head juga menghasilkan gaya dorong F2 yang arahnya ke kiri dan besarnya adalah F2 = P2×B. Dengan demikian yang menggerakkan piston ke arah yang sesungguhnya adalah selisih antara F1 dan F2. Sesuai dengan hukum Pascal, besar kecilnya gaya dorong F bergantung pada tinggi rendahnya tekanan P atau besar kecilnya luas penampang piston A. 

Kecepatan gerak piston ditentukan dengan rumus :  V=A/Q
Dimana :  V = Kecepatan (Velocity) (cm/menit). Q = Kapasitas (Quantity) (cm3/menit). A = Luas penampang (Area) (cm2).
Bagikan: