Pengisian dan Pengosongan Kapasitor

Pengisian dan Pengosongan Kapasitor - Seperti yang pernah dibahas sebelumnya bahwa kapasitor itu salah satunya berguna untuk menyimpan muatan listrik. Maka dari itu tentunya ada sebuah proses di mana kapasitor tersebut diisi dan digunakan dalam praktek kelistrikan.

Baca juga: Komponen Listrik: Kapasitas Kapasitor

Untuk memahami lebih jelas tentang pengisian dan pengosongan kapasitor mari perhatikan gambar di bawah beserta uraiannya. Pada saat switch S dihubungkan keposisi 1, maka arus akan mengalir dari battery, switch S, hambatan R dan kapasitor C. Perbedaannya potensial pada kapasitor akan mulai naik bersamaan dengan menurunnya arus, sedemikian rupa sehingga saat perbedaan potensial pada kapasitor maksimum, arus akan berhenti. Hal ini dapat dilihat pada gambar berikut ini :

Pengisian Kapasitor
Pengisian Kapasitor
Selanjutnya setelah perbedaan potensial pada kapasitor maksimum, switch S dihubungkan ke posisi 2, terjadilah proses pengosongan kapasitor. Perhatikan bahwa arus yang mengalir adalah berlawanan arah dengan arus saat pengisian. Kapasitor akan mengeluarkan energi yang disimpannya dan kemudian disisipkan ke hambatan R. Tegangan pada kapasitor akan menurun dan arus pada hambatan R pun akan menurun hingga tegangan pada kapasitor nol dan aruspun berhenti mengalir seperti dijelaskan pada gambar berikut ini:

Baca juga: Komponen Listrik: Kapasitor dan Konstruksinya

Pengosongan Kapasitor
Pengosongan Kapasitor
Didalam penyelidikan, ternyata waktu yang diperlukan untuk pengisian kapasitor tergantung dari besarnya kapasitansi kapasitor dan hambatan yang dipasang secara serie dengan kapasitasnya.
Bagikan: