Pengertian Resistor Tetap

Pengertian Resistor Tetap - Resistor merupakan salah satu parameter dasar yang paling sering dipakai dalam rangkaian-rangkaian listrik. Dalam rangkaian, diperlukan resistor dengan harga yang tepat agar rangkaian dapat berfungsi sesuai dengan yang diharapkan. Resistor dapat digolongkan menjadi tiga jenis yaitu resistor tetap, resistor variable dan resistor non linier. Tapi pada halaman ini saya hanya menjelaskan satu saja, yakni Resistor Tetap.

Baca juga: Prinsip Kerja Alternator

Yang dimaksud dengan resistor tetap adalah resistor yang sengaja dibuat dengan harga resistansi (ohm= Ω) tertentu. Namun demikian, selain harga resistansinya, yang perlu diketahui adalah power ratingnya. Resistor tersedia dengan harga resistansi yang cukup banyak, mulai dari beberapa ohm sampai dengan beberapa mega ohm. Adapun power ratingnya mulai dari 0.1 watt sampai dengan beberapa ratus watt. Power rating adalah hal yang diperlukan agar resistor dapat bekerja tanpa panas yang berlebihan karena bisa merusak resistor itu sendiri. Pada umumnya resistor dibuat dari kawat yang dililit atau dari karbon dan dibentuk seperti contoh berikut ini.

Resistor Tetap
Resistor Tetap
Adapun untuk mengidentifikasi besarnya harga resistansi sebuah resistor tetap, apabila pada badan resistor tidak ditulisjkan harga resistansinya,  maka pada badan resistor dibuat gelang-gelang berwarna. Tabel berikut ini dapat dipergunakan untuk menghitung harga resistansi sebuah resistor.

Baca juga: Dasar Listrik: Prinsip Kerja Motor

Tabel resistansi
Tabel resistansi
Komponen Listrik: Resistor Tetap
Bagikan: