Komponen Listrik: Kapasitor dan Konstruksinya

Komponen Listrik: Kapasitor dan Konstruksinya - Kapasitor adalah suatu komponen elektronika yang mempunyai sifat-sifat seperti dapat menyimpan muatan listrik, dapat menahan arus searah (DC) dan dapat melewatkan arus bolak-balik (AC). Dalam pemakaiannya, kapasitor dapat diisi muatan dan dikosongkan kembali yang sangat tergantung pada sirkuit yang memakainya.

Baca juga: Komponen Listrik: Resistor Non Linier

Pada gambar berikut ini diperlihatkan bahwa kapasitor terbuat dari 2 buah plat. Plat konduktor tersebut dibuat sejajar dan dipisahkan oleh bahan dielektrika. 

Konstruksi Kapasitor
Konstruksi Kapasitor
Yang dimaksud dengan bahan dielektrika adalah bahan yang mempunyai kemampuan menerima medan listrik. Bahan dielektrika tersebut mempunyai faktor dielektrika atau permitivitas yang berlainan dengan satuan farad/meter. Contoh - contoh bahan dilelektrika adalah seperti gambar sebagai berikut :

Bahan dielektrika
Bahan dielektrika
Adapun yang dimaksud dengan permitivitas (Er) adalah suatu konstanta pembanding antara permitivitas suatu bahan dielektrika dengan permitivitas ruang hampa udara. Besarnya permitivitas ruang hampa udara adalah seperti rumus berikut:
εo = 8.854 x 10 -12 farad/meter
Adapun fungsi bahan dielektrika tersebut adalah untuk memisahkan kedua plat secara mekanis sehingga jaraknya sangat dekat tetapi bersinggungan, memperbesar kemampuan kedua plat dalam menerima tegangan dan memperbesar nilai kapasitansi.

Baca juga: Komponen Listrik: Resistor Variable

Sedangkan prinsip kerja kapasitor dapat dijelaskan sebagai berikut : 
- Charge : Sumber atau battery akan menolak elektron - elektron ke salah satu plat dan menarik elektron dari plat yang lainya. 
- Discharge : Elektron - elektron yang terkumpul pada salah satu plat akan bergerak untuk mengisi elektron yang hilang pada plat yang lainnya.
Bagikan: