Komponen Listrik: Baterai (Battery)

Komponen Listrik: Baterai (Battery) - Battery adalah salah satu komponen listrik yang sudah tidak asing lagi bagi kita. Hampir setiap hari kita menggunakan baterai ini, hal kecilnya seperti menggunakan handphone, remote tv dan yang lainnya.

Fungsi battery adalah sebagai alat perubah energi kimia menjadi energi listrik untuk menyediakan listrik bagi sistem kelistrikan pada unit. Battery dapat dibedakan berdasarkan konstruksi dan tipenya ada 2 macam, yaitu konstruksi compound dan konstruksi solid.

Baca juga: Karakteristik dan Bentuk Thyristor

ƒKonstruksi Compound
Battery tipe ini sel-selnya berdiri sendiri-sendiri dan antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar (connector) di luar case, seperti pada gambar berikut ini.
Battery tipe compound
Battery jenis compound
Konstruksi Solid
Battery ini antara sel yang satu dengan yang lain dihubungkan dengan lead bar di dalam case. Terminal yang kelihatan hanya dua buah hasil hubungan seri dari sel-selnya seperti gambar berikut ini.

Baca juga: Komponen Listrik: Thyristor (SCR = Silicon Controlled Rectifier)

Battery tipe solid
Battery jenis solid
Sedangkan baterai menurut tipenya ada dua macam yaitu tipe basah dan tipe kering, berikut uraiannya.

Tipe Basah (Wet Type)
Battery tipe basah (Wet Type) terdiri dari elemen-elemen yang telah diisi penuh dengan muatan listrik (full charged) dan dalam penyimpanannya telah diisi dengan elektrolit. Battery ini tidak bisa dipertahankan tetap dalam kondisi full charge. Sehingga harus diisi (charge) secara periodik. Selama battery tidak digunakan dalam penyimpanan, akan terjadi reaksi kimia secara lambat yang menyebabkan berkurangnya kapasitas battery, reaksi ini disebut “Self Discharge“.

Baca juga: Karakteristik dan Bentuk Transistor

Tipe Kering (Dry Type) 
Battery tipe kering (Dry Type) terdiri dari plate-plate (postif & negatif) yang telah diisi penuh dengan muatan listrik, tapi dalam penyimpanannya tidak diisi dengan elektrolit. Jadi keluar dari pabrik dalam kondisi kering. Setelah battery tersebut diaktifkan (diisi elektrolit), battery dry tipe ini pada dasarnya sama seperti dengan battery tipe basah ( Wet Type ). Elemen-elemen battery ini diisi secara khusus dengan cara memberikan arus DC pada plat yang direndamkan ke dalam larutan elektrolit lemah. Setelah plat-plat itu terisi penuh dengan muatan listrik, kemudian di angkat dari larutan elektrolit kemudian dicuci dengan air dan dikeringkan. Kemudian plat-plat tersebut dilepas dari case battery. Sehingga bila battery tersebut akan dipakai, cukup diisi elektrolit dan langsung bisa digunakan tanpa charge kembali.
Bagikan: