Cara Memasang Bearing / Bushing Dengan Benar

Cara Memasang Bearing / Bushing Dengan Benar | Bearing atau bushing adalah suatu komponen yang berfungsi untuk mengurangi gesekan pada engine atau komponen-komponen yang bergerak dan saling menekan antara satu dengan yang lainnya. Dengan memiliki fungsi yang begitu penting maka perlakuan terhadap bearing atau bushing ini sangatlah harus hati-hati dan benar. Untuk mempelajari bagaimana cara memasang bearing yang benar, berikut di bawah ini adalah uraiannya.

Baca juga: Cara Memasang Spring Pin / Roll Pin


Cara Memasang Bearing / Bushing Dengan Benar
Cara Memasang Bearing / Bushing Dengan Benar

1. Penanganan bearing 
• Hindari melekatnya material asing seperti debu pada bearing dengan cara selalu membungkus bearing selama penyimpanan, karena material asing yang menimbulkan keausan premature pada bearing, saat bearing berputar. 
• Hindari penanganan yang kasar atau benturan yang keras.

2. Kombinasi bearing (untuk tapered roller bearing) 
• Jangan mengkombinasikan outer race dan inner race dari tapered roller bearing yang diproduksi oleh pabrik yang berbeda karena tidak ada interchange antara pabrik – pabrik tersebut. 
• Kombinasi bearing yang memiliki kode sama dan dibuat oleh pabrik yang sama dapat diterima. Tapi lebih bagus gunakan bearing yang dikirim dalam satu set. 
• Kombinasi dari bearing yang harus disetel saat pemasangan, tidak diperbolehkan. 

3. Pemasangan bearing dengan cara press fit (pemasangan dengan cara ditekan / dipress pada suhu normal)
• Periksa permukaan yang akan di press harus bebas dari luka, scratch dan menempelnya material asing. 
• Berikan oli pada permukaan yang akan dipress.
• Jangan menggunakan hammer dalam pekerjaan press fit bearing.
• Gunakan press fit jig yang sesuai dalam pekerjaan press fit bearing.
• Jangan menekan outer race pada pengepressan inner race, dan jangan menekan inner race pada pengepressan outer race. 
• Jangan menekan bearing yang posisinya miring relative terhadap lubang atau shaft. Luruskan dudukan bearing dengan cara dipukul-pukul perlahan dengan hammer sebelum press fitting. Jika bearing di press fit dalam kondisi miring akan menyebabkan kerusakan.
• Periksa bahwa permukaan bearing benar-benar terhubung dengan bahu shaft setelah dipress. Jika tidak terhubung maka preload akan berubah dan bearing dapat rusak.

4. Pemasangan bearing dengan cara shrinkage fit (pemasangan dengan cara ditekan pada suhu tinggi agar dapat duduk dengan pas dan terikat ketat saat suhu bearing turun)
• Jangan menaikkan suhu pemanasan lebih dari 120 oC, karena kekerasan material akan rusak dan umur bearing akan pendek.
• Berikan oli pada bagian roller setelah pemasangan.

5. Pemasangan bearing dengan cara expansion fit (pemasangan dengan cara ditekan pada suhu rendah/dingin agar dapat duduk pas dan terikat ketat saat suhu bearing kembali normal)
• Pekerjaan pemasangan harus dilakukan dengan cepat karena suhu cepat sekali naik.
• Jangan memukul bearing dengan hammer besi, karena saat dingin sekali bearing menjadi getas.
• Berikan oli pada bagian roller setelah pemasangan.

Cara Memasang Bearing / Bushing Dengan Benar - semoga bisa dipahami dengan baik dan dipraktekan dengan sempurna.

Sumber gambar: www.aftexas.com
Bagikan: