Prinsip Kerja Engine 4 Langkah

Prinsip Kerja Engine 4 Langkah - Gearz Area | Prinsip kerja bisa juga kita sebut sebagai pedoman langkah-langkah dan 4 langkah dalam obrolan kali ini biasa kita sebut dalam dunia perbengkelan adalah 4 tak. Anda bisa menyebutnya dengan engine 4 langkah atau 4 tak itu sama saja.

Prinsip Kerja Engine 4 Langkah adalah salah satu pelajaran yang harus diterima oleh siswa jurusan otomotif tingkat SMK. Bila anda seorang lulusan otomotif dan belum paham dengan langkah kerja 4 tak ini, saya rasa anda telah gagal dalam bersekolah. Prinsip kerja 4 tak adalah salah satu modal ilmu yang wajib dimiliki setiap siswa jurusan otomotif. Bagaimana cara kerja engine 4 langkah? Mari kita simak.

Prinsip Kerja Engine 4 Langkah
Prinsip Kerja Engine 4 Langkah
Dengan melihat gambar di atas seharusnya anak-anak tekhnik sudah paham apa yang saya maksudkan. Berikut langkah-langkah kerja dan penjelasannya.

1, Langkah hisap (Intake stroke) 
Piston bergerak dari Titik Mati Atas (TMA) keTitik Mati Bawah (TMB). Intake valve terbuka dan exhaust valve tertutup, udara murni masuk ke dalam silinder melalui intake valve. 

2. Langkah kompresi (Compression stroke) 
Udara yang berada di dalam silinder dimampatkan oleh piston yang bergerak dari Titik Mati Bawah (TMB) ke Titik Mati Atas (TMA), dimana kedua valve intake dan exhaust tertutup. Selama langkah ini tekanan naik 30-40 kg/cm2 dan temperatur udara naik 400-500 derajat celcius.

3. Langkah Kerja (Power stroke)
Pada langkah ini, intake valve dan exhaust valve masih dalam keadaan tertutup, partikel–partikel bahan bakar yang disemprotkan oleh nozzle akan bercampur dengan udara yang mempunyai tekanan dan suhu tinggi, sehingga terjadilah pembakaran yang menghasilkan power/temaga. Akibat dari pembakaran tersebut, tekanan naik menjadi 80~110 kg/cm2 dan temperatur naik menjadi 600~900 derajat.

4. Langkah buang (Exhaust stroke)
Exhaust valve mulai sesaat sebelum piston mencapai titik mati bawah sehingga gas pembakaran mulai keluar. Piston bergerak dari TMB ke TMA mendorong gas buang keluar seluruhnya.

Prinsip kerja di atas adalah contoh engine 4 tak pada diesel. Untuk engine tipe gasoline pada langkah ketiganya yakni langkah kerja, di sana akan terjadi percikan dari busi untuk terjadinya pembakaran. Seperti yang kita ketahui bahwa tekanan yang dihasilkan engine bensin tak sebesar engine diesel, maka dari itu sebuah busi sangatlah penting untuk proses pembakaran terjadi pada gasoline engine.

Kesimpulan : Empat kali langkah piston atau dua kali putaran crank shaft, menghasilkan satu kali pembakaran.
Bagikan: