Penjelasan Fly Wheel Group

Penjelasan Fly Wheel Group - Gearz Area . Flywheel seringkali disebut dengan roda gila oleh beberapa mekanik di bengkel. Sebuah penamaan yang jauh dari nama sebenarnya, tapi mungkin mereka mempunyai alasan khusus kenapa flywheel disebut roda gila.

Flywheel Group
Fly Wheel Group
•  Fly Wheel 
Fly wheel terpasang di belakang carnkshaft dan diikat dengan bolt untuk mentransfer putaran engine ke power train atau lainnya. Engine power dihasilkan di dalam combustion strock pada masing masing cylinder yang menyebabkan terjadinya torque yang bervariasi pada crankshaft yang kemudian ditrasnfer ke fly wheel. Dengan adanya inertia yang besar pada flywheel, walaupun torque yang diterima crankshaft tidak sama, dapat diredam oleh fly wheel karena fly wheel dapat mengisi kekosongan gerak putar dari crankshaft. 

•  Ring Gear 
Ring gear terpasang melingkar pada lingkaran luar dari flywheel digunakan oleh starting motor untuk memutar engine. 

•  Fly Wheel Housing
Fly wheel housing terpasang di bagian belakang cylinder block. Bracket bagian belakang engine terpasang pada fly wheel housing dan digunakan untuk mounting engine ke chasis. 

•  Rear Seal 
Rear seal terpasang pada fly wheel housing untuk menyekat komponen yang bergerak pada crankshaft. Ada dua jenis rear seal, single lip type seal dan double lip type seal. Dalam pemasangan double lip seal jangan sampai lipnya terlipat keluar karena mengakibatkan oil bocor dan lip menjadi rusak. 

•  Fly Wheel dan Fly Wheel Housing 
Konsentrasi beban eksentrik pada crankshaft menimbulkan gaya sentrifugal pada saat berputar dan membangkitkan vibrasi. Amplitude dari vibrasi menghasilkan secondary vibrasi jika frekwensi vibrasi yang terjadi sama dengan frekwensi pembakaran. Untuk meredam secondary vibrasi dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama menggunakan peredam vibrasi dibagian dalam engine dan peredam vibrasi di bagian luar engine (bagian dari mounting engine). Balancer shaft salah satu komponen yang digunakan sebagai peredam getaran engine.
Bagikan: