Penjelasan Connecting Rod

Penjelasan Connecting Rod - Cylinder Block - Gearz Area . Connecting rod menerima gerak reciprocating dari piston dan diteruskan ke crankshaft untuk dirubah menjadi gerak putar. Connecting rod harus kuat menahan tekanan kompresi, tekanan pembakaran, tegangan beban yang berulang-ulang dan beban bengkok yang disebabkan inertia dari piston dan connecting rod pada putaran tinggi. Untuk memenuhi kebutuhan diatas, connecting rod dibuat dari special baja tempa dan mempunyai kekuatan special dalam batas kelelahan material. Saat memasang connecting rod hati–hati jangan sampai terdapat guratan (cacat) khusus pada daerah melintang atau daerah lekukan connecting rod, karena connecting rod selalu bekerja berat, beban yang berulangulang dan konsentrasi stress menyebabkan connecting rod mudah rusak. 

Connecting Rod
Connecting Rod

•  Connecting Rod Bushing 
Bushing connecting rod selalu menerima benturan keras, sehingga bushing membutuhkan faktor kelelahan yang lebih tinggi. Untuk memperkuat bushing dilakukan dengan memperbesar bidang permukaan dan membuat double untuk mengurangi terjadi keausan. Bushing dibuat dari phospor bronze, kombinasi dari timah dan bronze untuk menambah daya tahan dan tidak mudah aus. 

•  Connecting Rod Bolt 
Bolt connecting rod untuk merapatkan connecting rod cap yang menghubungkan connecting rod dengan crankshaft. Bolt selalu menderita beban tegangan tinggi yang berulang-ulang karena inertia dari piston dan connecting rod. Olaeh karena itu pengencangan bolt kekencangan/torquenya harus sesuai. Connecting rod assembly bergerak reciprocating dengan kecepatan tinggi sehingga bila beratnya tidak tepat akan berpengaruh besar pada engine balancer. Berat connecting rod assembly harus sesuai dengan spesifik tolerance. Perbedaan berat antara connecting rod satu dengan lainnya di dalam engine tidak boleh melebihi batas yang diizinkan. 
Bagikan: