Fungsi Damper dan Balancer Shaft

Fungsi Damper - Gearz Area . Sebetulnya ini adalah lanjutan dari Penjelasan Fly Wheel Group, akan tetapi bila saya satukan mungkin akan terlalu panjang halamannya. Mungkin anda masih ingat bahwa salah satu nama komponen di atas sempat tersinggung pada artikel sebelumnya.

Damper
Damper
Damper
Crankshaft selalu menerima gaya puntir pada saat tekanan pembakaran yang dihasilkan di dalam cylinder diteruskan ke crankshaft, sehingga menyebabkan bergetarnya crankshaft. Jika terjadi getaran resonan antara getaran crankshaft dan getaran pembakaran akan membangkitkan getaran yang lebih kuat dan dapat mengganggu gerakan crankshaft. Untuk mengatasi hal itu dipasanglah vibration damper. Tipe vibration damper ada yang berupa rubber damper dan viscous damper yang menggunakan silicon oil high viscosity. Damper memafaatkan inertia dari pemberatnya dan inertia dari crankshaft untuk mengimbangi getaran/vibrasi.

Balancer Shaft
Balancer shaft salah satu komponen yang digunakan sebagai peredam getaran engine. Balancer shaft berupa dua buah shaft yang ditempatkan sejajar di kanan dan kiri crankshaft dan putaranya dua kali putaran crankshaft. Balancer shaft digunakan, untuk menghaluskan suara engine.

Balancer Shaft
Balancer Shaft
Konstruksi balancer shaft terdiri dari dua shaft yang dipasang di bagian sisi bawah dari cylinder block yang didukung beberapa bushing. Tenaga penggerak dari balancer shaft diambil dari crank shaft gear dan diteruskan oleh idler gear dan diteruskan ke balancer gear. Balancer shaft bearing selalu mendapatkan beban gesek yang eksentrik dari shaft dan berputar dua kali lebih besar dari crankshaft. Pemasangan shaft kanan atau shat kiri harus menyesuaikan tanda pada gear shaft jika terjadi kesalahan akan memperbesar vibrasi engine.
Bagikan: